Home / Uncategorized / Bayi Wanita Yang Masih Berumur 3 Hari Ditemukan Di SPBU

Bayi Wanita Yang Masih Berumur 3 Hari Ditemukan Di SPBU

Bayi Wanita Yang Masih Berumur 3 Hari Ditemukan Di SPBU – Bayi wanita yang masih tetap berusia sekitaran 3 hari diketemukan warga di satu toilet SPBU, di Dusun Badung, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto, Jawa Timur. Waktu diketemukan bayi dalam keadaan sehat serta ada surat wasiat dari orangtua bayi diisi keinginan maaf tidak dapat menjaga.

Warga yang pertama kalinya temukan bayi mungil itu adalah Muhammad Azis Fikri (21), warga Kertosari, Kutorejo, waktu punya maksud buang air kecil sekitaran jam 01. 30 WIB, Jumat (17/11). Waktu diketemukan, bayi di simpan dalam kardus di lantai toilet, diselimuti kain warna merah.

Dalam kardus ada satu kotak susu bayi, selembar surat wasiat bertuliskan tangan yang disangka berniat ditinggalkan orangtua bayi itu. Berisi keinginan maaf karna tidak dapat menjaga anaknya karna tidak ada yang menafkahi, dan disebutnya nama bayi itu Aini Nur Azizah.

” Sekitaran jam 1 malam, KSPK terima laporan dari orang-orang yang sekalian membawa bayi yang diserahkan ke Polsek. Sesuai sama info saksi, bayi ini diketemukan di satu toilet SPBU di lokasi Badung, ” kata Kapolsek Dlanggu AKP Heri Siswoyo, Jumat (17/11).

Saat ini bayi wanita dengan berat 2, 8 kg, dengan panjang 50 sentimeter ini, dititipkan di RSUD dokter Soekandar Mojosari untuk perawatan selanjutnya. Ini karna bayi masih tetap berusia sekitaran 3 hari serta perlu perawatan spesial.

” Bayi pernah dibawa pulang warga yang temukan, tetapi oleh keluarganya diminta menyerahkan ke Polsek. Sesudah dirawat sesaat di Puskesmas Dlanggu, bayi itu kita titipkan ke RSUD dokter Soekandar Mojosari untuk perawatan selanjutnya, ” terangnya.

Disamping itu, polisi masih tetap lakukan penyelidikan untuk ketahui siapa orangtua yang berniat buang bayinya di toilet SPBU. Terkecuali mengecek beberapa saksi, Polsek Dlanggu juga bekerjasama dengan beberapa Kepala Desa di sekitaran SPBU untuk ketahui adakah warganya yang baru melahirkan atau ada warga yang kehilangan bayi.

” Kita masih tetap lakukan penyelidikan, termasuk juga bekerjasama dengan Kepala Desa, mungkin ada warga yang kehilangan bayi atau warga yang barusan melahirkan. Beberapa saksi telah kita mintai info untuk menyatukan data data manfaat mencari siapa orangtua bayi ini. Tanda bukti yang diamankan, susu bayi paket kotak, selimut bayi dan surat wasiat dari orangtua bayi, ” ucap AKP Heri.

About editor