Home / Ekonomi / Kapal Perang Pesanan Filipina Sudah Jadi

Kapal Perang Pesanan Filipina Sudah Jadi

Kapal Perang Pesanan Filipina Sudah Jadi – PT PAL Indonesia tengah terbelit permasalahan. Direktur Paling utama PT PAL, M Firmansyah Arifin, diputuskan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka sangkaan suap dalam proyek dua kapal perang pesanan Filipina.

Firmansyah tidak sendiri, KPK juga memutuskan tersangka yang lain yakni Saiful Anwar, Direktur Keuangan serta Tehnologi PT PAL Indonesia, serta Arief Cahyana, GM Treasury PT PAL Indonesia. Diluar itu, KPK memutuskan seseorang penghubung suap yang diinisialkan sebagai AN.

Lantas, seperti apa kapal perang pesanan Filipina itu? PT PAL Indonesia (Persero) peroleh pesanan 2 unit kapal perang model Strategic Sealift Vessel (SSV) dari militer Filipina. Proyek ini diawali pada 2014.

Kapal perang ini mempunyai panjang 123 mtr., lebar 21, 5 mtr., serta bobot 10. 300 ton dengan berat yang dapat diangkut atau Gross Daftar Tonnage (GRT) sebesar 7. 400 ton.

Kapal SSV mempunyai kecepatan 16 knot dengan endurance (ketahanan berlayar tanpa ada isikan BBM) sepanjang 3 hari. Diluar itu, dapat mengangkut 500 pasukan serta 121 penumpang, 20 tank tempur, serta 2 helikopter.

Kapal SSV pesanan The Departement of National Defence Armed Forces of The Philippines ini diperlengkapi dengan meriam kaliber 76. Ekspor perdana kapal perang dengan nomor BRP TARLAC (LD-601) , dikerjakan dari dok perkapalan PT PAL Indonesia, Tanjung Perak, Surabaya, pada 8 Mei 2016.

Sedang Kapal SSV pesanan, bakal di kirim ke Filipina bln. ini. PT PAL mengerjakan dua proyek kapal perang ini dengan nilai kontrak US$ 90 juta atau kurang lebih Rp 1, 1 triliun.

About admin