Komplotan Perampok Bersajam Ini Menyasar Pemobil Saat Jalan Sedang Padat

Agen Casino

Komplotan Perampok Bersajam Ini Menyasar Pemobil Saat Jalan Sedang Padat – Polda Metro Jaya tangkap komplotan perampok bersenjata golok yg berlaga di jalan Tol Bekasi-Bintara. Komplotan ini mengarah pengendara mobil kala keadaan jalan tengah padat.

Terduga CB, JH, BK, SD serta AG diamankan Polda Metro Jaya berkat kerapkali merampok pemakai jalan di Tol Bekasi-Bintara. Komplotan ini tak segan-segan melukai korbannya dengan senjata tajam model golok yg selamanya dibawa kala berlaga.

“Diamankan kala pengin berlaga tanggal 28 Januari 2019. Pertama itu kita mencari aktor dari handphone korban yg hilang,” kata Panit Unit V Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Ipda Fitrianto Ali, Kamis (7/3/2019).

Peristiwa perampokan itu berjalan pada 21 Januari 2019 dengan korban bernama Pardi. Kala itu Pardi tengah mengendarai mobilnya seseorang diri dari arah Bekasi ke arah Pulogadung, Jakarta Timur buat belanja lebih kurang waktu 18.30 WIB.

Kala mobilnya di dekat pintu tol Bekasi-Bintara, kala itu keadaan jalan tol tengah padat serta komplotan itu berlaga. Terduga BK serta SD bekerja mencari mangsa dengan berjalan kaki memutari mobil-mobil di jalan tol.

“Kala macet si Pardi inilah gunakan mobil pengin berbelanja sayur di Pasar di Pulogadung selanjutnya ia membuka jendela serta ia main handphone. Selanjutnya terduga disamping kanan sopir pura-pura mohon rokok. Satu terduga kembali ia ke sisi pintu serta membuka pintu sisi belakang,” kata Fitrianto.

Lantaran korban menantang, salah satunya terduga menyabetkan senjata tajam mengarah korban sampai korban terluka. Terduga selanjutnya ambil handphone serta uang sejumlah Rp 6 juta rupiah punya korban. Terduga selanjutnya kabur keluar tol dengan lari.

Fitrianto menjelaskan peranan CB serta JH menjadi joki. Dan peranan AG cuma menyimpan senjata tajam banyak terduga akan tetapi AG turut memperoleh sisi hasil dari pencurian itu.

Pada polisi, banyak terduga mengakui uang hasil kejahatan itu buat difungsikan beli minuman keras. Banyak terduga tak miliki pekerjaan terus serta berusia 25-30 tahun.

Buat korban sendiri, sekarang korban telah ada di dalam rumah. Korban menanggung derita luka bacok yg tidaklah terlalu kronis serta memberikan laporan peristiwa itu ke polisi pada 21 Januari 2019.

Terkecuali itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menganjurkan warga biar tak buka kaca mobil kala ada di jalan tol. Dia ikut menganjurkan warga tak memanfaatkan handphone kala menyopir.

Atas perbuatanya, banyak aktor digunakan Masalah 365 ayat 2. Banyak terduga terancam hukuman kurungan penjara sepanjang 12 tahun.