Home / Berita Umum / Mengenal Grooming, Modus Baru Pelecehan Seksual Kepada Anak

Mengenal Grooming, Modus Baru Pelecehan Seksual Kepada Anak

Mengenal Grooming, Modus Baru Pelecehan Seksual Kepada Anak – Bareskrim Polri tangkap aktor pencabulan pada anak melalui sosial media (grooming). Grooming termasuk jadi modus baru yang sekarang digunakan oleh aktor kejahatan pada anak. Lalu apa serta bagaimana grooming dipraktikkan?

Masalah paling baru dikerjakan terduga berinisial TR (25), yang disebut terpidana di Surabaya. Ia memakai account palsu untuk memperoleh photo atau video korbannya.

“Sesudah komunikasi, terduga memerintah pada anak untuk lakukan pekerjaan, untuk lakukan apa yang diperintah, apa yang diperintah, yakni buka baju. Selanjutnya, lebih dari itu, si anak diminta sentuh sisi intimnya,” kata Wadirtipid Siber Bareskrim Polri Kombes Asep Safrudin di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).

Pengungkapan masalah ini bermula dari laporan KPAI mengenai terdapatnya guru yang mengadu account media sosialnya dipalsukan. Sesudah lakukan penyidikan, polisi merasakan account guru itu dipalsukan terduga.

Dalam laganya, terduga ambil photo salah seseorang guru di account Instagram. Photo itu lalu dipakai untuk bikin account baru yang mengatasnamakan guru itu.

Melalui account palsu itu, terduga minta account WhatsApp punya korban. Photo serta video cabul yang disuruh terduga lalu dikirim melalui WhatsApp.

Asep menjelaskan grooming ialah tingkatan dari modus operandi yang dikerjakan aktor sesudah membuat account palsu. Asep menerangkan grooming ialah proses memberikan keyakinan korban untuk selekasnya mengirim gambar telanjang, alat kelamin, serta didokumentasikan lewat video lewat direct message (alias pesan private di sosmed atau DM) atau WhatsApp (WA).

“Hasil pencarian, lebih dari 1.300 dalam account e-mail-nya terduga ada 1.300 photo serta video, semua anak tanpa ada baju. Yang telah teridentifikasi ada 50 anak dengan jati diri berlainan,” katanya.

Apakah itu Grooming?

Mengacu pada pengertian instansi internasional Warga untuk Mencegah Kekejaman pada Beberapa anak atau National Society for the Prevention of Cruelty to Children (NSPCC), grooming adalah usaha yang dikerjakan satu orang untuk membuat jalinan, keyakinan, serta jalinan emosional dengan seseorang anak atau remaja hingga mereka bisa merekayasa, mengeksploitasi, serta berbuat tidak etis mereka. Di banyak negara, grooming telah ramai jadi modus kejahatan aktor pelecehan seksual anak.

Siapa juga dalam soal ini dapat jadi seseorang groomer (aktor grooming). Tidak perduli berapakah usianya atau apa type kelaminnya. Bahkan juga seseorang groomer dapat ada dari dalam lingkungan keluarga sendiri. Proses grooming ini dapat dikerjakan dalam sekejap atau lama. Bergantung bagaimana seseorang groomer jalankan laganya. Seseorang groomer yang sukses akan dapat membuat figurnya terlihat berwibawa di depan korbannya.

Type jalinan yang dibuat oleh seseorang groomer dapat bermacam. Bisa jadi seseorang kekasih, tutor, atau profil yang diidolakan oleh sang anak. Basis yang dipakai oleh seseorang groomer berbagai macam, mulai situs sosial media, e-mail, WhatsApp, atau chat komunitas.

Strategi Groomer serta Beberapa ciri Korbannya

Umumnya groomer punyai bermacam strategi saat jalankan laganya. Mulai berpura-pura jadi menjadi kawan seumuran, menghadiahkan, ajak berjalan-jalan, memberikan perhatian atau memberikan nasehat. Tetapi modus groomer memang susah diakui oleh korbannya. Beberapa ciri seseorang anak yang diindikasi jadi korban grooming dapat kelihatan. Di bawah ini ciri-cirinya:

1. Jadi benar-benar tertutup
Mereka sebagai korban grooming umumnya jadi benar-benar tertutup, bahkan juga untuk beberapa hal yang umumnya umum didapati orang.

2. Punyai pacar lebih tua
Umumnya mereka diindikasi mempunyai pacar yang lebih tua.

3. Mempunyai barang baru serta uang berlebihan
Seseorang anak sebagai korban grooming umumnya mempunyai barang baru serta uang lebih. Umumnya ini adalah hasil pemberian si groomer.

4. Gampang tertekan serta peka
Seseorang anak korban grooming umumnya mempunyai sifatnya yang cukup berlainan. Mereka akan gampang tertekan serta jadi peka.

Bila Anda lihat beberapa ciri ini pada anak Anda atau orang paling dekat, cepatlah cari tahu lebih dalam berkaitan pergantian sang anak. Jika dapat dibuktikan si anak jadi korban grooming, lekaslah menyampaikannya ke polisi.

About penulis77