Bakamla Halau Kapal Asing Vietnam Yang Berlayar Di Laut Natuna

Agen Casino

Bakamla Halau Kapal Asing Vietnam Yang Berlayar Di Laut Natuna – Tubuh Keamanan Laut RI (Bakamla) menepis kapal ikan asing Vietnam yang berlayar di Laut Natuna. Penghalauan ini dibantu oleh Kementerian Kelautan serta Perikanan (KKP).

Insiden itu berjalan di Laut Natuna, Kamis (11/7) jam 17.00 WIB. Waktu itu Kapal Bakamla KN Bintang Laut-401 bersama dengan KP Hiu 11 punya Ditjen Pengawasan Sumberdaya Kelautan serta Perikanan (PSDKP) KKP memburu 6 kapal asing yang bekerja di bidang timur Laut Natuna.

Kemudian, KN Bintang Laut – 401 lakukan kontak radio pada enam kapal asing itu untuk berhenti serta dikerjakan kontrol. Perburuan berjalan dari tepian perairan Indonesia sampai ruang perselisihan (dispute ruang).

“Tidak terdapatnya perlawanan sepanjang perburuan berjalan sampai seputar jam 19.00 WIB, waktu dilakukan kontrol oleh KN Bintang Laut-401, kapal Vietnam Coast Guard (VCG) Vung Tao (KN 219) berlayar di seputar daerah kontrol. KN Bintang Laut-401 membuat kontak radio dengan mengenalkan jadi Indonesian Coast Guard (IDNCG) serta mempersilakan kapal VCG untuk bertumpu di lambung kanan KN Bintang Laut-401,” demikian info tercatat dari Bakamla, Sabtu (13/7/2019).

Untuk menahan konflik serta tekanan jalinan diplomatik di antara Indonesia serta Vietnam, komandan kapal lakukan pengaturan berkaitan perlakuan kapal di ruang perselisihan itu. Kedua pihak setuju jika kapal ikan asing yang ada di ruang perselisihan akan disuruh keluar dari daerah itu serta kapal yang ada di perairan Indonesia akan diamankan.

“Sesudah persetujuan itu, dikerjakan penyerahan 2 KIA Vietnam dan 11 ABK oleh KN BintangbLaut-401 serta 4 KIA Vietnam oleh KP Hiu 11 pada Vung Tao (KN-219),” katanya.

Kemudian, KN Bintang Laut-401 kembali meneruskan patroli bersama dengan KP Hiu 11. Ke-2 kapal itu memperoleh Kapal VCG Kiem Ngu (KN-261) sedang berlayar masuk daerah perairan Indonesia.

“Menanggapi hal itu, KN Bintang Laut-401 selekasnya lakukan kontak radio serta mengenalkan diri jadi IDNCG serta minta Kapal VCG Kiem Ngu (KN-261) untuk keluar dari perairan Indonesia. Tanggapan kooperatif juga kelihatan waktu Kapal VCG Kiem Ngu (KN-261) terima pesan serta langsung merubah haluan ke utara menjauh dari perairan Indonesia,” paparnya.