Home / Berita Umum / Hukuman Pelanggar Lalin Di Pontianak Suruh Baca Sumpah Pemuda

Hukuman Pelanggar Lalin Di Pontianak Suruh Baca Sumpah Pemuda

Hukuman Pelanggar Lalin Di Pontianak Suruh Baca Sumpah Pemuda – Unit Polisi Lalu Lintas Polresta Pontianak, Kalimantan Barat, Senin, memberi sangsi hukuman kepala beberapa puluh pelanggar jalan raya dengan membaca isi Sumpah Pemuda. Maksudnya untuk memperingatkan pada beberapa pemuda mengenai isi dari Sumpah Pemuda itu, dan untuk kembali kenang layanan beberapa pejuang pemuda di waktu dulu.

Kasatlantas Polresta Pontianak, Kompol Syarifah Salbiah di Pontianak menjelaskan, hukuman ataupun sangsi membaca isi Sumpah Pemuda itu diserahkan kepada pemuda ataupun siapapun yang melanggar ketentuan jalan raya selama diadakannya Operasi Zebra Kapuas 2019 di daerah Kota Pontianak.

“Sangsi diserahkan kepada pemuda yang melanggar jalan raya, ditambah lagi bersamaan dengan momen peringatan Ke-91 Sumpah Pemuda,” katanya seperti dikutip Di antara, Senin (28/10/2019).

Data Satlantas Polresta Pontianak, mencatat sampai sekarang terdapat seputar 700 pelanggaran jalan raya yang diadakan oleh barisan Polresta Pontianak selama Operasi Zebra Kapuas 2019 di daerah Kota Pontianak.

“Pengendara roda dua jadi pelanggar jalan raya paling tinggi dengan pemberian sangsi tilang sebab tidak lengkapi surat-menyurat kendaraannya, seperti STNK, SIM serta yang lain,” kata Salbiah

Selain itu, Dede salah satu orang pelanggar jalan raya menjelaskan, sangsi pembacaan isi Sumpah Pemuda buat pelanggar jalan raya oleh Satlantas Polresta Pontianak, cukup mendidik.

“Kami beberapa pemuda memberi dukungan langkah ataupun pengembangan yang dikakukan oleh Satlantas Polresta Pontianak itu,” tuturnya.

Selain itu, di momen Hari Sumpah Pemuda yang diperingati tiap tanggal 28 Oktober, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono ajak beberapa pemuda untuk masih menyatu, perduli lingkungan serta perduli pada sama-sama.

Dia mengharap beberapa pemuda untuk terus berkreativitas dan berperan dalam pembangunan dengan tingkatkan sdm serta ketrampilan yang dipunyai.

“Kita meyakini di masa tinggal landas ini pemuda-pemuda Kota Pontianak dapat menjadi pemuda perintis di semua bagian yang dapat tingkatkan peradaban serta perkembangan kota yang kita sayangi ini,” katanya.

About penulis77