Prabowo-Sandi Minta MK Diskualifikasi Jokowi-Ma’ruf

Agen Casino

Prabowo-Sandi Minta MK Diskualifikasi Jokowi-Ma’ruf – Prabowo Subianto-Sandiaga Uno minta Mahkamah Konstitusi (MK) mendiskualifikasi Joko Widodo (Jokowi) serta memutuskan Prabowo jadi presiden atau mengadakan pemilu lagi. Calon wakil presiden Jokowi, Ma’ruf Amin, menyerahkan seutuhnya masalah perselisihan pemilu itu ke MK.

“Ya jika masalah itu janganlah maunya, kelak yang putuskan MK, jika semua ingin kelak MK putuskan apa?” Tutur Ma’ruf di Jl Simprug Golf 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (26/5/2019).

Calon wakil presiden 01 itu menjelaskan masalah masalah perselisihan pemilu ialah ranah MK. Hingga yang memiliki hak putuskan gugatan Prabowo-Sandi ialah Mahkamah Konstitusi.

“Kelak kan dicheck oleh MK, disaksikan, benar tidak tuntutannya itu, itu jika masalah demikian,” sambungnya.

Akan tetapi,Ma’ruf menghargai langkahPrabowo-Sandi untuk ajukan tuntutan ke MK.Ma’ruf akui, dari pertama dia merekomendasikan bila ada sangkaan manipulasi dalampilpres 2019 silakan tempuh jalan konstitusional.
Simak juga: Gugatan Prabowo-Sandi ke MK Dipandang TKD Jawa timur Tidak Sesuai kenyataan

“Ya kita malah dari pertama berharap jika memang benar ada ketidakpuasan, rasakan ada permasalahan yang mereka persoalkan, mengadu ke MK. Sesuai konstitusi, ke Bawaslu, lalu ke MK. Karenanya yang dikasih otoritas, wewenang oleh undang-undang. Jadi itu jalan yang benar, jalan yang konstitusional,” tutur Ma’ruf.

Tersebut 7 gugatan yang diserahkan oleh Prabowo-Sandi ke MK:

1. Menyetujui permintaan pemohon semuanya.

2. Mengatakan gagal serta tidak resmi Ketetapan KPU Nomer 987/PL.01.08-KPT/06/KPU/V/2019 mengenai Penentuan Hasil Pemilu Presiden, Anggota DPRD, DPD mengenai Perhitungan Hasil Perhitungan Pencapaian Suara Nasional di Tingkat Nasional serta Penentuan Hasil Penentuan Umum Tahun 2019.

3. Mengatakan Calon presiden Joko Widodo serta KH Ma’ruf Amin dapat dibuktikan dengan resmi serta memberikan keyakinan lakukan pelanggaran serta manipulasi pemilu dengan tersusun, sistematis serta masif.

4. Menggagalkan (mendiskualifikasi) pasangan capres serta wakil nomer urut 01, Presiden H Joko Widodo serta KH Mar’uf Amin jadi Peserta Pemilihan presiden 2019.

5. Memutuskan pasangan Calon Presiden serta Calon Wakil Presiden Nomer urut 2 H Prabowo Subianto serta H Sandiaga Salahudin Uno jadi Presiden serta Wakil Presiden dipilih periode tahun 2019-2024.

6. Memerintah pada Termohon (KPU) untuk saat itu juga untuk keluarkan surat ketetapan mengenai penentuan H Prabowo Subianto serta H Sandiaga Salahudin Uno jadi presiden serta wapres dipilih periode tahun 2019-2024.

atau:

7. Memerintah Termohon (KPU-red) untuk melakukan Pengambilan Suara Lagi dengan adil dan jujur di semua daerah Indonesia, seperti diamanatkan dalam Masalah 22e ayat 1 UUD 1945.