Home / Berita Umum / Seorang Caleg PPP Mendatangi Bawaslu Banten Curhat Maraknya Politik Uang

Seorang Caleg PPP Mendatangi Bawaslu Banten Curhat Maraknya Politik Uang

Seorang Caleg PPP Mendatangi Bawaslu Banten Curhat Maraknya Politik Uang – Calon Anggota Legislatif (Calon legislatif) DPR RI dari PPP di Dapil Banten 1, Usep Saepudin mendatangi Bawaslu. Diakuinya kalah karena ramainya politik uang.

Ia pun minta pada Bawaslu membuat team investigasi untuk membuka masalah pembagian uang yang tersebar di Pandeglang-Lebak pada Pemilu 2019.

Calon legislatif dari PPP nomer urut 6 itu di terima langsung oleh ketua Bawaslu Banten Didih M Sudi waktu mencurahkan keluhannya masalah politik uang.

Dia akui bukan tidak dapat untuk menyiapkan uang Rp 50 ribu supaya masyarakat memilihnya. Tetapi efek dari politik uang menurut dia berbuntut pada korupsi.

“Saat lihat harga ini, ya Allah pak sakit. Pikiran saya ke mana ini Bawaslu, naon gawena (apa kerjanya). Money politics pada hari tenang massif di Lebak serta Pandeglang. Rekan saya tidak berani melapor sebab takut,” kata Usep waktu mendatangi Bawaslu Banten, Rabu (24/4).

Ia minta supaya Bawaslu selekasnya membuat team berantas anti money politics serta melaunching hasil penemuan politik uang tersebut Caleg-caleg yang memberi pada uang pada warga sepanjang proses Pemilu berjalan.

“Saya mencurahkan penemuan di lapangan. Ini ikhtiar saya menjadi calon legislatif tidak miliki uang tetapi miliki visi misi,” tutur

Ketua Bawaslu Banten Didih M Sudi menjelaskan, pihaknya sudah berupaya lakukan patroli bersama dengan satgas anti money politics, tetapi, saat patroli pihaknya kesukaran membuka bukti politik uang.

“Berkaitan laporan money politics itu aksi dari mekanisme hukum. Kita tetap bergerak. Dengan intisari saya sepakat menampik yang bermain politik uang. Tetapi itu memerlukan pembuktian hukum,” katanya.

About admin